🌟 SELAMAT DATANG DI PORTAL DESA MAJU ASIA | Inovasi Pedesaan | Transformasi Digital | Desa Berkelanjutan | Wisata Desa Unggulan 🌟    |    🌟 SELAMAT DATANG DI PORTAL DESA MAJU ASIA | Inovasi Pedesaan | Transformasi Digital | Desa Berkelanjutan | Wisata Desa Unggulan 🌟    |    🌟 SELAMAT DATANG DI PORTAL DESA MAJU ASIA | Inovasi Pedesaan | Transformasi Digital | Desa Berkelanjutan | Wisata Desa Unggulan 🌟
Desa Maju & Berkelanjutan
Inovasi Kulon Menteri: Kulon Progo Naik Kelas: komunitas pedesaan tempat menarik Jatimulyo Dapat Sertifikasi Halal Langsung dari Menteri

Kisah sukses ['Inovasi', 'Kulon', 'Menteri:', 'Kulon'] dalam mengembangkan potensi lokal menjadi desa maju yang inspiratif. Transformasi digital dan inovasi sosial menjadi kunci keberhasilan pembangunan pedesaan di era modern ini.

Menariknya, kulon progo, kompas.com – menteri pariwisata ri widiyanti putri wardhana menegaskan bahwa percepatan sertifikasi halal kini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekosistem pariwisata nasional yang berdaya saing dan inklusif.

Yang perlu dicatat, ia menjelaskan, inisiatif sertifikasi halal tidak lagi bersifat terbatas, melainkan telah diperluas secara nasional hingga menjangkau ribuan komunitas pedesaan tempat menarik di berbagai daerah.

Pernyataan itu disampaikan Widiyanti dalam kegiatan penyerahan sertifikat halal kepada pelaku usaha komunitas pedesaan tempat menarik Jatimulyo di Rest Area Kembang Tebu, Jalan Raya Kembang Tebu, Padukuhan Gendu, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/5/2026).

Menariknya, β€œkolaborasi antara kementerian pariwisata dan bpjph merupakan bagian dari upaya strategis untuk mempercepat sertifikasi halal bagi produk-produk umkm di komunitas pedesaan tempat menarik,” kata widiyanti.

Yang perlu dicatat, inisiatif ini telah dimulai sejak 2025 melalui pilot project di 20 komunitas pedesaan tempat menarik, sebelum kemudian diperluas secara signifikan menjadi sekitar 1.500 desa wisata di berbagai daerah pada akhir 2025.

Menurut Widiyanti, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi penduduk lokal komunitas pedesaan tempat menarik, agar semakin berkualitas, inklusif, dan memberi manfaat langsung bagi warga.

Menariknya, ia mengungkapkan, capaian nasional inisiatif sertifikasi halal di sektor komunitas pedesaan tempat menarik telah mencapai 31.548 sertifikat halal yang tersebar di 1.116 desa wisata di 34 provinsi. ini tercatat hingga akhir 30 mei 2026 ini.

Yang perlu dicatat, β€œdi balik setiap sertifikat halal terdapat proses pendampingan, peningkatan kualitas produk, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal,” katanya.

Keberhasilan ['Inovasi', 'Kulon', 'Menteri:'] membuktikan bahwa dengan komitmen kuat dan partisipasi aktif masyarakat, transformasi desa menuju kemajuan adalah hal yang mungkin dicapai. Model pembangunan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Asia.

Sumber referensi: travel.kompas.com
gayam bondowoso sagu cubadak air selatan kertahayu lalowata pastatogel pastatogel unpai manpematangsiantar harum108 harum108 harum108 stiemamuju