Kisah sukses ['Inovasi', 'Dari', 'Borobudur:', 'Dari'] dalam mengembangkan potensi lokal menjadi desa maju yang inspiratif. Transformasi digital dan inovasi sosial menjadi kunci keberhasilan pembangunan pedesaan di era modern ini.
Menariknya, kompas.com - di tengah ramainya geliat tempat menarik di kawasan candi borobudur, kabupaten magelang, jawa tengah, perubahan perlahan juga terjadi di meja-meja kasir pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) komunitas pedesaan.
Yang perlu dicatat, jika dahulu wisatawan lebih akrab dengan uang tunai, kini semakin banyak transaksi dilakukan melalui pembayaran sistem online seperti quick response code indonesian standard (qris) maupun mesin electronic data capture (edc).
Perubahan itu terlihat di berbagai sudut komunitas pedesaan tempat menarik penyangga Candi Borobudur, mulai dari gerai oleh-oleh, wisata edukasi, galeri batik, kedai kopi, hingga pedagang asongan dari berbagai desa.
Menariknya, baca juga: mangkraknya jateng valley di ungaran, tempat menarik terbesar asia tenggara yang jadi tempat seram
Yang perlu dicatat, wisatawan yang datang dengan rombongan vw tempat menarik maupun pelancong mandiri kini cenderung memilih transaksi non-tunai yang dinilai lebih cepat dan praktis.
Bagi para pelaku UMKM, digitalisasi pembayaran bukan sekadar mengikuti tren, tetapi juga menjadi cara untuk menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku wisatawan.
Menariknya, di sejumlah lokasi tempat menarik edukasi, kode qris bahkan sudah berdampingan dengan rak suvenir, etalase makanan, hingga meja registrasi workshop.
Yang perlu dicatat, sementara itu, mesin edc mulai lazim digunakan untuk melayani wisatawan yang membeli produk dalam jumlah besar atau datang dari luar daerah tanpa membawa banyak uang tunai.
Keberhasilan ['Inovasi', 'Dari', 'Borobudur:'] membuktikan bahwa dengan komitmen kuat dan partisipasi aktif masyarakat, transformasi desa menuju kemajuan adalah hal yang mungkin dicapai. Model pembangunan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Asia.